Dalam pembelajaran kooperatif tidak hanya mempelajari materi saja, tetapi siswa juga harus mempelajari keterampilan khusus yang disebut keterampilan kooperatif. Keterampilan kooperatif ini berfungsi untuk melancarkan hubungan kerja dan tugas. Peranan hubungan kerja dapat dibangun dengan membagi tugas anggota kelompok selama kegiatan. Keterampilan-keterampilan kooperatif tersebut antara lain sebagai sebagai berikut (Lundgren, 1994).

a. Keterampilan Tingkat Awal

1) Menggunakan Kesepakatan: menyamakan pendapat yang berguna untuk meningkatkan kerja dalam kelompok.

2) Menghargai kontribusi : memperhatikan atau mengenal apa yang dapat dikatakan atau dikerjakan orang lain. Hal ini berarti bahwa harus selalu setuju dengan anggota lain, dapat saja dikritik yang diberikan itu ditunjukkan terhadap ide dan tidak individu.

3) Mengambil giliran dan berbagai tugas: setiap anggota kelompok bersedia menggantikan dan bersedia mengemban tugas/tanggung jawab tertentu dalam kelompok.

4) Berada dalam kelompok: setiap anggota tetap dalam kelompok kerja selama kegiatan berlangsung

5) Berada dalam tugas: meneruskan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, agar kegiatan dapat diselesaikan sesuai waktu yang dibutuhkan.

6) Mendorong partisipasi, artinya mendorong semua anggota kelompok untuk memberikan kontribusi terhadap tugas kelompok.

7) Mengundang orang lain.

8) Menyelesaikan tugas pada waktunya.

9) Menghormati perbedaan individu.

b. Keterampilan Tingkat Menengah

Keterampilan tingkat menengah meliputi menunjukkan penghargaan dan simpati, mengungkapkan ketidak setujuan dengan cara dapat diterima, mendengarkan dengan aktif, bertanya, membuat rangkuman, menafsirkan, mengatur dan mengorganisir, serta mengurangi ketegangan.

c. Keterampilan Tingkat Mahir

Keterampilan tingkat mahir meliputi mengelaborasi, memeriksa dengan cermat, menanyakan kebenaran, menetapkan tujuan, dan berkompromi.

Unsur-unsur dasar keterampilan dalam pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut :

a.Para siswa harus memiliki persepsi bahwa mereka “tenggelam atau berenang bersama.”

b. Para siswa harus memiliki tanggungjawab terhadap siswa atau peserta didik lain dalam kelompoknya, selain tanggungjawab terhadap diri sendiri dalam mempelajari materi yang dihadapi.

c.Para siswa harus berpandangan bahwa mereka semua memiliki tujuan yang sama.

d.Para siswa membagi tugas dan berbagi tanggungjawab di antara para anggota kelompok.

e.Para siswa diberikan satu evaluasi atau penghargaan yang akan ikut berpengaruh terhadap evaluasi kelompok.

f.Para siswa berbagi kepemimpinan sementara mereka memperoleh keterampilan bekerja sama selama belajar.

g.Setiap siswa akan diminta mempertanggungjawabkan secara individual materi yang ditangani dalam kelompok kooperatif.